Tips Aman Menggunakan Kode Transfer Bank

Mentransfer ke sejumlah bank berbeda dengan banyaknya kode transfer bank bukan tidak mungkin menyebabkan masalah. Karena itu banyak profesional menyarankan untuk segera beralih menggunakan mobile bank. Namun penggunaan mobil bank juga tidak memberikan jaminan keamanan 100%.

Selalu ada resiko peretasan ketika transfer dilakukan, salah satunya adalah phising. Istilah ini merujuk pada usaha seseorang untuk mendapatkan informasi rahasia dan penting secara illegal. Data-data seperti pasword internet-banking, user ID alat email menjadi data penting yang seringkali diincar para pelaku. Semua data ini bisa dipalsukan oleh pelaku.

Tujuannya adalah memancing korban menyerahkan data pribadi seperti pasword, PIN atau nomor kartu kredit. Sulit untuk menghindar dari kejahatan phisingyang bisa kita lakukan adalah tetap berhati-hati ketika melakukan transaksi melalui internet banking. Jika ingin transaksimu dengan kode transfer bank lebih aman, cobalah ikuti tips berikut ini:

  1. Rajin Mengubah Password

    Jika selama ini kamu hanya mengandalkan pasword yang itu itu saja sebaiknya rubah kebiasaan tersebut, sebab pasword yang tak pernah dirubah sangat rawan menjadi target kejahatan. Ubah paswordmu secara berkala misalnya setiap 6 bulan sekali. Jangan menggunakan kode tanggal lahir atau hanya menggunakan abjad atau hanya angka. Namun kombinasikanlah keduanya.

    Jangan berganti-ganti gadget ketika melakukan transaksi menggunakan internet banking, karena akan menyisakan pasword dan user id di gadget tersebut. Selalulah gunakan gadget milik sendiri, jika sedang tidak ada koneksi internet lebih baik menggunakan cara lama yakni dengan ATM. Cara ini jauh lebih aman dibanding meninggalkan jejak pada gadget orang lain.

    Pastikan juga tidak ada orang lain yang hapal paswordmu kecuali orang yang benar-benar dipercaya. Jangan mencatatnya dimanapun, terlebih dalam notes gagdet. Karena itu buatlah pasword yang mudah namun merupakan kombinasi dari berbagai karakter.
  2. Selalu memastikan untuk log out dari internet banking

    Ini yang sering dilupakan orang, terutama sehabis mereka melakukan banyak transfer dengan kode transfer bank yang juga banyak. Karena sudah lelah melakukan tranfer akhirnya lupa mengklik tombol log out dari internet banking. Meskipun transaksi dilakukan pada gadget sendiri namun ini cukup berbahaya, karena bisa jadi ada orang yang akan mengecek id user dan pasword kita. Terlebih jika menggunakanya pada gadget orang lain. Memang, kita tidak boleh berpikir negatif pada orang lain namun berjaga-jaga itu perlu kan?

    Banyak terjadi para penggunakan internet banking tidak keluar dari browser dengan cara yang benar. Nahasnya kala itu mereka tengah menggunakan gagdet orang lain, alhasil phising lebih mudah dilakukan karena semua data penting suda tersedia di history browser. Jika tidak ingin saldomu terkuras habis secara tidak sadar ingatlah untuk selalu keluar dari browser dengan cara yang tepat.
  3. Lakukan pemblokiran segera jika mengalami kesulitan saat log in internet banking

    Bukan tidak mungkin ada beberapa pihak atau orang terdekat yang bermaksud jahat pada kita dengan melakukan phising. Biasanya mereka akan mengubah pasword jika sebelumnya sudah mengantongi data-data priibadimu.

    Jika kamu kesulitan log in ke laman internet banking dengan pasword lama sebaiknya langsung hubungi call center untuk melakukan pemblokiran. Ini untuk mencegah adanya penggunaan atau transaksi ilegal dengan rekeningmu. Jangan lupa juga untuk terus memperbarui antivirus dan menggandakan keamanan untuk gagdet yang sering digunakan untuk internet banking.