Kisah Alam shared an article
November 12, 2017 05:09

WISATA INTERNASIONAL : Old Flames Market, Pusat Jual Beli Barang Kenangan Mantan Kekasih

WISATA INTERNASIONAL : Old Flames Market, Pusat Jual Beli Barang Kenangan Mantan Kekasih

Semua orang pasti pernah mengalami hal yang sama bila berkaitan dengan sesuatu di masa lalu, terutama bila menyangkut urusan hati. Salah satu hal yang kerap kali memberikan gangguan hati adalah barang pemberian mantan kekasih, karena seketika akan membangkitkan kenangan dan membuat susah "move on".

Tapi di Vietnam, barang-barang kenangan itu justru dijual lho. Tepatnya di pasar yang disebut Old Flames Market di Hanoi.

Di pasar yang digelar sebulan sekali itu, pengunjung bisa menemukan surat cinta, parfum, lilin, pakaian, dan pernak-pernik lain dari sebuah hubungan percintaan yang gagal.

Para pedagang di pasar itu adalah mereka yang baru saja putus cinta. Mereka datang dan berkumpul dengan membawa barang-barang kenangan mereka, mencari pemilik yang baru.

Cara ini juga bisa berarti melupakan kisah cinta yang lalu dan mulai melangkah maju.

"Saya merasa sangat sedih setelah berpisah, bahkan tidak bisa makan atau minum. Tapi setelah beberapa lama saya mencoba bangkit. Karena masa lalu adalah masa lalu," ujar Phuc Thuy (29) salah satu pedagang.

Thuy menjual pakaian hingga dompet pemberian mantan kekasihnya. Bahkan, sebuah pasta gigi milik mantannya yang tertinggal di rumahnya.

Dikutip dari AFP, Old Flame Market atau pasar barang kenangan tersebut pertama kali dibuka pada Februari 2017 lalu dan lambat laun kian berkembang.

Terutama di kalangan anak muda yang akrab dengan media sosial dan tanpa malu-malu berbagi kisah kehidupan sehari-hari mereka.

"Anak muda memang lebih terbuka dan mereka berbagi cerita mereka agar bisa melalui rasa sakitnya dan tidak menderita sendirian," ujar Dinh Thang, salah satu yang pertama kali memiliki ide membuka pasar itu.

Thang memulai ide pasar barang kenangan setelah mengalami beberapa kali perpisahan yang menyakitkan, di mana dia masih menyimpan barang-barang dari orang yang pernah dikasihinya.

Setelah bisa melalui rasa sedih karena perpisahan, Thang kini tak malu memajang surat-surat cinta, kartu ucapan, dan barang kenangan dengan sang mantan kekasih.

Thang bahkan berencana membuka pasar serupa di Ho Chi Minh City tahun depan.

Harapan dengan adanya pasar barang kenangan itu, tema perpisahan tidak lagi tabu untuk diperbincangkan.

Sikap sosial masyarakat Vietnam memang telah banyak berubah dengan adanya globalisasi dan jumlah anak muda di negara itu yang semakin banyak, menjadikan budaya kencana ala barat banyak diadaptasi.

Bagi sebagian orang, pasar tersebut tak hanya untuk melepaskan kenangan pahit akan putus cinta, namun juga menjadi ajang bertemu dengan orang-orang baru bahkan cinta yang baru.

Read More »


Tag :