kompasiana shared an article
May 31, 2018 18:00

Sebagai Pencinta Moge, Duterte Prihatin Lihat Harley-Davidson Dihancurkan

Sebagai Pencinta Moge, Duterte Prihatin Lihat Harley-Davidson Dihancurkan
Jakarta - Pemerintah Filipina di bawah Presiden Duterte menindak tegas penyelundupan di negaranya. Kendaraan selundupan pun berakhir rata dengan tanah setelah digilas eskavator.

Baca juga: Ini Alasan Filipina Hancurkan Mobil dan Motor Selundupan

Rabu (30/5/2018) kemarin, pemerintah Filipina kembali menggilas kendaraan selundupan. Kali ini, ratusan motor seperti Vespa, Triumph, BMW, hingga Harley-Davidson pun dihancurkan. Totalnya ada 116 motor yang dihancurkan.

Meski begitu, diberitakan Manila Bulletin, Duterte merasa prihatin melihat Harley-Davidson digilas oleh eskavator. Duterte yang merupakan seorang penggemar sepeda motor mengakui bahwa dia sedih melihat Harley-Davidson dijadikan rongsokan setelah dihancurkan.

"Ketika gigi-gigi bulldozer menghancurkan Harley, saya merasa seperti memukul punggung saya, duh," kata Duterte saat seremoni Biro Bea Cukai Filipina.

Baca juga: Begini Nasib Mobil dan Motor Selundupan di Filipina

"Saya menyesalinya," katanya diiringi tawa pengunjung.

Duterte mengaku bahwa dia menyukai sepeda motor. Bahkan, mantan Walikota Davao itu juga pernah memiliki Harley-Davidson. Dia mengatakan beberapa importir sepeda motor adalah teman-temannya, karena dia sendiri mengendarai sepeda motor.

Baca juga: Nissan Siap Kenalkan Terra di Indonesia, Ini Kata Mitsubishi

"Harley saya, saya membelinya ketika masih menjadi walikota, itu sekitar 1987. Itu sudah lama, saya benar-benar suka sepeda motor," katanya.

Sementara itu, Duterte memuji personel bea cukai atas kerja keras mereka. Orang nomor satu di Filipina itu juga telah menyetujui kendaraan selundupan harus dihancurkan, bukan untuk dilelang. Langkah ini bertujuan untuk mengirim pesan yang kuat kepada pemilik mobil yang tidak membayar bea impor yang benar. (rgr/lth)

Baca Juga

Kontak Informasi Detikcom Redaksi: redaksi[at]detikoto.com Media Partner: promosi[at]detik.com Iklan: sales[at]detik.com

News Feed

MOST POPULAR MOST COMMENTED

Read More »


Tag :