beritapolisi shared an article
October 08, 2017 12:00

Mobil Dinas Ogah Bayar Parkir, TNI AD Larang Kesewenang-wenangan

Mobil Dinas Ogah Bayar Parkir, TNI AD Larang Kesewenang-wenangan

Jakarta – Mantan dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) bernama Anwari melakukan penganiayaan karena mobil dinas TNI yang ditumpanginya dimintai uang parkir. TNI AD mengimbau kepada siapapun agar tidak menyalahgunakan perlengkapan dan fasilitas TNI AD.

“Tidak hanya mobil dinas, semua perlengkapan dan fasilitas TNI AD tidak boleh disalahgunakan, termasuk seragam TNI AD yang beberapa waktu yang lalu marak diperbincangkan,” kata Kadispenad Brigjen Alfret Denny Tuejeh, dalam keterangannya kepada detikcom, Sabtu (7/10/2019).

Pelarangan itu dilakukan agar tidak ada oknum anggota maupun bukan anggota yang melakukan tindakan sewenang-wenang. “TNI AD Melarang, salah satunya menghindari hal-hal seperti itu,” tutur Denny. TNI sudah mengkonfirmasi bahwa Anwari bukan anggota TNI. Namun, mobil dinas yang dia gunakan adalah mobil dinas milik istrinya yang bekerja di RSPAD.

“Memang betul ada informasi kejadian seperti itu dan kalau melihat nomor mobilnya, itu pelat nomor satuan jajaran TNI AD. Tetapi hasil konfirmasi saya bahwa nama pelaku a.n DR. Dr Anwari,SH,Sp.KFR,MARS,MH tidak ada di jajaran TNI AD. Istrinya memang seorang dokter spesialis anak dan PNS di RSPAD,” ucap Denny Tuejeh.

Cerita awal kejadian, Anwari, pada Jumat (6/10) malam, hendak meninggalkan Gandaria City. Dia menggunakan sopir. Sementara mobil yang digunakan adalah mobil istrinya, dokter aktif di RSPAD.

Saat mengambil mobil di parkir basement, sopir ditagih uang parkir oleh petugas. Duit parkir dibayar, namun si sopir mengadu ke Anwari.

“Kemudian pelaku diminta ke bawah. Di bawah ini dikonfirmasi sama tukang parkirnya, mungkin jawab dapat tidak puas kemudian berselisih. Kemudian menganiaya tukang parkir,” tutur Kurniawan.

Anwari sempat melepaskan tembakan ke atas dengan senjata api. Polisi pun sudah menyita senjata api dari tangannya.

“Senjatanya Walther 32 mili,” kata Kapolres Jaksel Kombes Iwan Kurniawan saat dikonfirmasi, Sabtu (5/10).

Read More »


Tag :