kompasiana shared an article
April 16, 2018 20:00

Indonesia Max Owners Angkat Bicara Soal Tarian Erotis di Jepara

Indonesia Max Owners Angkat Bicara Soal Tarian Erotis di Jepara
Jakarta - Acara sexy bike wash di Pantai Kartini Jepara, Jawa Tengah, Sabtu 14 April 2018 lalu dihentikan polisi. Tarian erotis itu diselenggarakan di sela-sela perayaan ulang tahun Jepara Max Owners (JEMO), komunitas pencinta skuter maxi Yamaha.

Baca juga: YNCI: Sexy Bike Wash di Jepara Bukan Acara Komunitas Kami

Induk dari JEMO, yaitu Indonesia Max Owners (IMO), pun angkat bicara. Ketua Umum IMO, Wahyudhi Ariyanto membenarkan bahwa JEMO merupakan membernya di IMO.

"Pihak panitia sudah meminta maaf ke kami atas kejadian tersebut. Dan dalam hal ini, IMO tidak ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan acara," kata pria yang akrab disapa Iduy kepada detikOto, Senin (16/4/2018).

Baca juga: Geger Tarian Erotis di Pantai Kartini Siang-siang Bolong

Iduy menyatakan, kejadian ini akan dijadikan pelajaran berharga bagi IMO dan komunitas di bawah naungan IMO. Jadi, ke depannya IMO dan komunitas di bawahnya akan lebih selektif dalam memasukan pengisi acara dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

"Proses hukum sedang berjalan, kita hormati proses hukum tersebut sampai tuntas, agar permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan dengan hasil yang terbaik bagi saudara kami di Jepara," ucap Iduy.

Baca juga: Heboh! Ada Tari Erotis di Acara Komunitas Motor Jepara

Untuk diketahui, IMO merupakan induk komunitas skuter maxi di seluruh Indonesia. Di bawah IMO ada beberapa komunitas skuter maxi Yamaha yang tersebar di seluruh kota di Indonesia, termasuk Jepara Max Owners (JEMO).

"Jadi kami Bottom Up, bukan Top Down. Masing-masing club punya AD/ART. Jadi IMO tidak bisa intervensi terhadap permasalahan yang terjadi di club yg berafiliasi ke IMO jika tdk diminta oleh club tersebut," jelas Iduy. (rgr/lth)

Read More »


Tag :