kompasiana shared an article
January 07, 2018 15:01

Driver Go-Jek Sampai Mekanik, Pantang Menyerah dengan Keterbatasan

Driver Go-Jek Sampai Mekanik, Pantang Menyerah dengan Keterbatasan
Jakarta - Mungkin sudah cukup banyak contoh beberapa orang yang kurang beruntung namun justru semangatnya untuk tetap bermanfaat bagi keluarga maupun sekelilingnya tak pernah terputus. Misalnya tiga orang yang kini bekerja di Go-Jek ini.

Menggunakan skuter matik Honda Beat yang sudah dimodifikasi menjadi tiga roda, Dhiwan merupakan salah satu penyandang difabel yang tak lantas putus asa menjalani hidupnya. Setelah 14 tahun yang lalu mengalami kecelakaan dan dokter memutuskan untuk mengamputasi salah satu kakinya, ia yang merupakan tulang punggung keluarga terus menekan dirinya sendiri untuk dapat memberikan nafkah.

Baca juga: Pakai Motor Roda 3, Semangat Driver Go-Jek Difabel Ini Tak Surut

Aktif di layanan pesan-antar Go-Jek atau yang biasa dikenal dengan GO SEND, segala halangan yang dilandanya tidak menyurutkan semangat juangnya. Sampai pada akhirnya, ia berhasil menuntaskan sekolah adik-adiknya sampai lulus STM.

"Saya hanya lulusan SD, kalau bisa semua jangan sampai kayak bapak," ujar ayahnya Dhiwan yang terus membakar semangatnya untuk mencari nafkah.

Ada juga seorang tuna netra sejak umur 10 tahun yang kini bergabung dengan layanan pijat di Go-Jek. Sumadi namanya. Diawali dengan ajakan teman terdekat pada tahun 2015, kini berkat semangatnya bekerja kehidupannya membaik.

Baca juga: Difabel Ini Modif Motor Jadi Roda Tiga untuk Narik Go-Jek

Sementara itu, biasanya seorang montir atau mekanik ialah dari kaum adam. Namun tidak untuk Meri, seorang wanita yang juga menyandang keterbatasan pada indera pendengaran dan wicaranya. Tidak merasa minder dan mengeluh, ia yang kini menjadi tulang punggung keluarga bertekad akan membangun rumah untuk sang ibu tercinta. Hidupnya pun kini membaik meski sudah ditinggal oleh ayahnya.

"Selalu merasa kurang atau tidak cukup? Sering minder? Suka mengeluh? Mungkin ini sedikit bisa memberikan kita inspirasi bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional hari ini.

Bapak Dhiwan – GO-SEND (Di keluarga dirinya merupakan tulang punggung, sebelum ayahnya meninggalkan dirinya, beliau berucap "saya hanya lulusan sd, kalau bisa semua jangan sampai kaya bapak" dan alhamdulillah berkat kerja keras pak Dhiwan adiknya-adiknya berhasil menuntaskan sekolah setidaknya sampai lulus STM.

Menjadi difabel, masa-masa sulit kerap menghampirinya apalagi untuk kepercayaan diri, tapi ia pikir sampai kapan harus begini terus, kalau bukan dari diri sendiri siapa lagi? Selama saya bisa dan tidak menyusahkan orang ya terus dia jalani saja. Beribadah menurutnya merupakan hal yang sangat penting, sesibuk apapun dan sebisa mungkin dirinya membiasakan diri untuk selalu tepat waktu menghadap sang maha kuasa.

Bapak Sumadi – GO-MASSAGE. "Saya menjadi tuna netra sejak umur 10 tahun. Seiring berjalannya waktu, di tahun 2015 ada seorang teman yang mengajak saya untuk bergabung dengan @gomassageindonesia. Dua tahun setelah bergabung, terdapat banyak suka duka. Peningkatan pendapatan, serta menambah jaringan pertemanan, khususnya dengan sesama tuna netra merupakan hal signifikan yang dirasakan. "Itulah yang merupakan arti kemerdekaan bagi saya. Walaupun sebagai seorang tuna netra, bukan berarti saya tidak bisa melakukan hal yang berarti bagi orang terdekat saya, atau bukan berarti saya tidak dapat bersosialisasi dengan banyak orang. Karena tuna netra bukanlah akhir dari segalanya.

Meri – GO-AUTO, dirinya merupakan satu-satunya mitra perempuan dengan keterbatasan pendengaran dan berbicara di @GOAUTOINDONESIA. Hasil yang ia rasakan adalah dalam 2 minggu sejak bergabung, ia sangat senang sekali bisa membelikan baju baru untuk Ibunya. Meri kini yang menjadi tulang punggung keluarga hanya tinggal berdua bersama sang Ibu karena Ayah yang telah meninggal dunia. Harapannya adalah bisa menabung, membangun rumah untuk Ibu dan membuatnya selalu bahagia.

Seperti postingan @gojek24jam sebelumnya yaitu, ketika #Disable menjadi #ThisAble

Jangan lupa bersyukur dan tetap semangat ya!" tulis akun resmi @gojekindonesia di Instagram.

[Gambas:Instagram]

(rgr/ddn)
Read More »


Tag :